Iwan budianto Kembali Menjadi meneger Persik kediri??..

Tim
Persik
Gunjang-ganjing siapa yang
akan menduduki kursi manajer
tim Persik Kediri perlahan sudah
mulai terjawab. Itu setelah
mantan manajer Macan Putih
Iwan Budianto dikabarkan akan
kembali memimpin manajemen
tim Persik.
Informasi yang berhasil
dihimpun GOAL.com dari sumber
orang dalam PSSI menyebutkan,
Iwan yang saat ini menjadi salah
seorang anggota Komite
Eksekutif (Exco) PSSI telah
bersedia kembali menduduki
jabatan manajer tim Persik.
Hal itu karena dirinya tidak tega
melihat prestasi tim yang pernah
ia pimpin dan cukup berjaya
serta disegani di pentas Liga
Indonesia hancur lebur, hingga
berada di zona degradasi divisi
utama di akhir musim.
"Iwan (Budianto) akan kembali
tangani Persik. Karena itu, sudah
pasti Persik akan selamat dan
tidak akan degradasi. Sekarang
saja, belum ada kejelasan kan?
Padahal, tim tersebut sudah
berada di zona degradasi," sebut
sumber tadi.
Masih kata sumber tadi, PSSI
sengaja menunda keputusan
terhadap nasib Persik,
setidaknya hingga usainya Piala
Dunia digelar. Hal itu agar tidak
menjadi sorotan publik,
sekiranya Persik pada akhirnya
lolos dari jeratan turun kasta di
akhir musim.
Sayang, karena hingga berita ini
diterbitkan, Iwan Budianto
belum bisa dimintai konfirmasi,
terkait rumor bakal kembalinya
memimpin manajemen Persik.
Beberapa kali telepon selulernya
dihubungi tapi selalu tidak aktif.

Spanyol taklul 0-1 atas swiss

Durban, CyberNews. Juara
Eropa Spanyol memetik hasil
buruk dalam laga perdana
mereka di Piala Dunia 2010 grup
H. Melawan Swiss di Durban
Stadium, Tim Matador kalah
dengan skor 0-1.

Sejak awal babak pertama,
kedua tim sudah saling
melancarkan serangan. Meski
lebih sering tertekan, Swiss,
yang diasuh Ottmar Hitzfeld
mampu mengimbangi
permainan anak asuh Vicente Del
Bosque.

Menit 17, Spanyol mengancam
gawang Swiss melalui Sergio
Ramos, namun sepakan bek Real
Madrid masih melenceng. Begitu
pula dengan peluang Pique di
menit 24 yang masih digagalkan
Benaglio.

Menit 35, bek Swiss, Senderos,
harus diganti Steve Von Bergen
akibat cedera. Tidak ada peluang
lagi yang tercipta lagi hingga
babak pertama berakhir dan
skor tetap 0-0.

Kemelut

Menit 52, Swiss mengejutkan
Spanyol melalui gol Gelson
Fernandes. Diawali kemelut yang
terjadi di muka gawang Cassilas,
bola liar mampu dimanfaatkan
dengan baik oleh Fernandes
untuk membawa timnya
memimpin 1-0.

Spanyol mencoba menyamakan
kedudukan. Namun sepakan
Xabi Alonso di menit 70, hanya
menerpa mistar Diego Benaglio.
Swiss nyaris menambah gol di
menit 74, sayangnya sepakan
Derdiyok hanya menerpa tiang
gawang.

Hingga pertandingan berakhir,
Spanyol tidak mampu
menyamakan kedudukan dan
harus mengakui keunggulan
Swiss.

Kekalahan ini menjadi pukulan
telak bagi Spanyol mengingat
mereka adalah salah satu tim
yang diunggulkan untuk
menjuarai Piala Dunia kali ini.

Sementara bagi Swiss,
kemenangan ini tentu menjadi
modal berharga untuk bisa lolos
ke babak 16 besar.

Spanyol tertinggal 0-1

PIALA DUNIA -Ditengah dominasi Spanyol, Swiss
berhasil mencuri peluang dan
membuka skor melalui Galson
Fernandes di menit ke-52.

Gol ini berawal dari serbuan Eren
Derdiyok. Iker Casillas berhasil
menghentikan gerakan Derdiyok.
Namun bola liar jatuh ke Gelson
Fernandes yang selanjutnya
berhasil mengkonversi peluang
itu menjadi sebuah gol.

Dalam terjadinya proses gol ini,
bek Spanyol Gerrard Pique
mengalami luka pada wajah
akibat tersambar kaki Derdiyok.

Susunan Pemain

Spanyol: 1-Iker Casillas; 15-Sergio
Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles
Puyol, 11-Joan Capdevila; 21-
David Silva, 14-Xabi Alonso, 8-
Xavi, 16-Sergio Busquets, 6-
Andres Iniesta, 7-David Villa.

Swiss: 1-Diego Benaglio; 13-
Stephane Grichting, 2-Stephan
Lichtsteiner, 4-Philippe Senderos
(5-Steve Von Bergen 35'), 17-
Reto Ziegler; 7-Tranquillo
Barnetta, 8-Gokhan Inler, 6-
Benjamin Huggel, 16-Gelson
Fernandes; 19-Eren Derdiyok, 10-
Blaise Nkufo.

Persema incar Dzumafo dan Saktiawan

Setelah resmi mengumumkan
head coach, skuad Persema
langsung bergerilya pemain
untuk amunisi musim depan.
Dibawah komando pelatih Timo
Scheuneman, Laskar Ken Arok
langsung mendekati pemain-
pemain incaranya. Beberapa
nama diantaranya dari pemain
incaran itu aadalah bintang di
klubnya pada musim lalu.
Kini, manajemen Persema
konsentrasi mendatangkan tiga
penyerang handal ke markas
Laskar Ken Arok. Dua
diantaranya adalah pemain
asing, yakni Herman Dzumafo
(Kamerun/PSPS Pekanbaru) dan
Keinji Adicihara (Korea
Selatan/Bontang FC). Sedangkan,
satu nama lainnya adalah
penyerang lokal, Saktiawan
Sinaga (Persik Kediri).
''Kami sudah mulai melakukan
gerilya pemain untuk menutupi
kekuarangan di lini depan.
Masalah di tim ini musim lalu,
yakni tidak memiliki penyerang
haus gol. Diantaranya, kami ingin
datangkan Dzumafo dan ada
beberapa nama lainnya," aku
Timo Scheuneman, Pelatih
Persema kepada Malang Post,
kemarin.
Pelatih asal Jerman yang sudah
lama menetap di Malang ini
menyadari kekurangan Persema
musim lalu, ada di lini depan.
Buruknya kinerja lini yang
diperkuat Brima Pepito Sanusie
(Sierra Leone) dan Jairon
Feliciano (Brasil) serta Jaya
Teguh Angga membuat
minimnya perbendaharaan gol
Persema. Timo langsung
merekomendasikan beberapa
nama penyerang handal ke
manajemen agar segera diikat
Persema. Untuk
mewujudkannya, manajemen
siap memberi kontrak miliaran
untuk ketiga pemain incaranya.
Pasalnya, Dzumafo dan Kenji
khabarnya menawarkan kontrak
baru sebesar Rp 1,1 Miliar/tahun.
Sedangkan, Sakti-sapaan akrab
Saktiawan meminta kontrak Rp
800 juta.''Saya berharap,
Persema bisa dapatkan mereka
untuk menambah tajam lini
depan di musim depan," terang
pelatih yang juga pengelola tim
lokal, Malang Football Club (MFC)
ini. (poy/nug)

Agus yuwono terancam di Pecat dari Persik kediri

Terjungkalnya kebelasan Persik
Kediri ke Divisi Utama menjadi
perhatian serius pengurus
harian dan manajemen tim.
Semua lini mulai teknis hingga
non teknis saat ini sedang
dibahas pengurus bersama Wali
Kota Kediri Samsul Ashar untuk
dievaluasi. "Termasuk apakah
posisi Agus Yuwono sebagai
pelatih kepala masih perlu
dipertahankan atau tidak," kata
Juru bicara Persik Nurmuhyar
kepada TEMPO, Rabu (16/6).

Menurut Nurmuhyar, jika dalam
evaluasi diketahui
kepemimpinan Agus Yuwono
buruk, manajemen tidak segan
untuk memecatnya. Demikian
pula sebaliknya, mantan aisten
pelatih itu akan dipertahankan
jika bisa memberikan
argumentasi yang kuat ikhwal
keterpurukan Persik dalam
beberapa pertandingan terakhir.

Keputusan tentang posisi pelatih
ini, kata Nurmuhyar menjadi
penting karena terkait dengan
komposisi pemain Persik ke
depan. Sebab tidak tertutup
kemungkinan pemecatan juga
dilakukan terhadap para pemain,
baik pemain lokal maupun
pemain asing. Saat terdapat lima
pemain asing yang masa
kontraknya berakhir Agustus
mendatang. "Pelatih Persik
nantinya kami beri keleluasaan
memecat pemain," ujarnya.

Selain posisi pelatih, rangkap
jabatan manajer dan ketua
umum yang dipegang Wali Kota
Samsul Ashar juga menjadi
bahan evaluasi. Samsul dinilai
kurang maksimal mengelola tim
karena harus berkonsentrasi
pada tugas-tugas pemerintahan.
Diharapkan Persik akan memiliki
manajer sendiri agar lebih
profesional.

Agus Yuwono belum bersedia
berkomentar tentang agenda
evaluasi tersebut. Ketika
dihubungi TEMPO, dia mengaku
sedang berada di Malang setelah
tidak ada jadwal latihan Persik
sejak beberapa hari lalu. HARI
TRI WASONO.